Skip to content
  • Beranda
  • Armis Centrix™
    • Armis Centrix™ for Asset Management and Security
    • Armis Centrix™ for Early Warning
    • Armis Centrix™ for Medical Device Security
    • Armis Centrix™ for OT/IoT Security
    • Armis Centrix™ for OT/IoT Security (On-Prem)
    • Armis Centrix™ for Vulnerability Prioritization and Remediation
  • Armis Labs
    • Armis Asset Intelligence Engine
    • Armis Centrix™ OT/ IoT Secure Remote Access (SRA)
    • Armis Centrix™ Smart Active Querying
    • Data Sources
    • Telemetry Intelligence
  • Blog
  • Hubungi Kami

Month: August 2025

August 22, 2025

Permukaan Serangan Terus Bergerak: Begini Cara Mengikutinya

Ada satu hal yang pasti dalam dunia keamanan siber: tidak ada yang tetap diam lama-lama. Penyerang saat ini berkembang lebih cepat dari sebelumnya, terutama dengan adanya serangan berbasis AI. Di sisi lain, lingkungan IT kita juga berubah dengan sangat cepat — ada aset baru, pengguna baru, koneksi baru yang muncul dan hilang setiap saat. Manajemen eksposur siber (cyber exposure management) sekarang bukan lagi proyek sekali jalan. Ini adalah proses berkelanjutan yang harus terus menyesuaikan diri dengan perubahan dunia digital. Kalau masih menganggap lingkungan IT Anda statis, artinya Anda sudah tertinggal. Mari kita lihat bagaimana “permainan” ini sudah berubah. Penyerang Bergerak Cepat, Kini Lebih Cepat dengan AI Dulu, membuat kampanye phishing atau eksploit baru butuh usaha besar. Sekarang, dengan bantuan AI, penyerang bisa menghasilkan ribuan serangan unik dan meyakinkan hanya dalam hitungan menit. Contohnya, tahun ini sebuah perusahaan logistik besar diretas setelah karyawan menerima email yang terlihat sangat asli tentang “protokol pengiriman baru”. Email tersebut disesuaikan untuk tiap departemen, bahasanya sempurna, dan berisi malware. Karena setiap email berbeda, filter keamanan tradisional gagal mendeteksinya. Setelah masuk, penyerang menggunakan pemindai IoT untuk bergerak ke sistem database pengiriman yang sensitif. Intinya: penyerang pakai AI untuk membuat serangan jadi lebih cepat, lebih pintar, dan jauh lebih sulit dikenali. Dunia keamanan juga harus bergerak sama cepatnya — bahkan lebih cepat. Permukaan Serangan Bukan Hanya Besar, Tapi Juga Dinamis Permukaan serangan (attack surface) bukan lagi hanya komputer kantor atau server di data center. Sekarang bisa mencakup pekerja jarak jauh, ribuan perangkat IoT yang tidak dikelola, aplikasi sementara, supplier, partner, hingga platform pihak ketiga. Dan semuanya berubah terus. Contohnya, sebuah penyedia layanan kesehatan memperluas telehealth dalam waktu singkat. Itu berarti perangkat baru, aplikasi baru, portal pasien baru — dan risiko baru. Sebuah mesin diagnostik yang terhubung tanpa kontrol keamanan jadi pintu masuk mudah bagi penyerang yang akhirnya mencuri data pasien sensitif. Kalau Anda tidak punya visibilitas real-time atas semua aset yang terhubung, artinya Anda berjalan dalam keadaan buta. Penyerang Memanfaatkan Kekacauan Penyerang tahu bahwa kecepatan sering melahirkan kesalahan. Mereka pun punya “buku panduan” khusus untuk memanfaatkan kondisi ini: Living-off-the-land – Memakai alat dan software sah milik Anda untuk menyerang. Serangan rantai pasokan – Menyusup lewat kelemahan vendor atau partner. Credential stuffing – Memanfaatkan kebiasaan karyawan baru yang memakai ulang password lama. Contohnya, sebuah peritel global buru-buru menambah supplier baru saat krisis rantai pasokan. Salah satu perusahaan logistik kecil punya sistem remote access yang lemah. Penyerang memanfaatkannya untuk masuk ke jaringan retailer dan meluncurkan ransomware, yang membuat operasi berhenti beberapa hari. Cara Menyesuaikan Cyber Exposure Management dengan Dunia yang Terus Bergerak Agar tetap tangguh, program keamanan harus mengikuti ritme perubahan. Berikut beberapa praktik terbaik yang bisa dilakukan sekarang: 1. Temukan Aset Secara Berkelanjutan Lupakan inventaris aset tahunan atau triwulanan. Anda butuh pandangan real-time terhadap semua aset, di mana pun dan siapa pun pemiliknya. Gunakan solusi manajemen aset tanpa agen (agentless) yang bisa mendeteksi dan memantau semuanya secara terus-menerus. 2. Konteks Itu Penting Tidak semua perangkat punya risiko yang sama. Mesin MRI jelas jauh lebih kritis dibanding laptop milik intern. Kalau diperlakukan sama, prioritas keamanan akan salah. Prioritas harus didasarkan pada konteks, pentingnya perangkat bagi bisnis, jenis perangkat, dan tingkat kerentanannya. Kalau data penting terjebak di silo, mustahil membangun proses keamanan yang efisien. Maka, organisasi harus berinvestasi untuk memecah silo data, menghubungkan informasi penting, dan memperkaya konteks agar bisa membuat keputusan cepat dan tepat. 3. Otomatisasi Sebisa Mungkin Dengan penyerang yang pakai AI, respons manual tidak cukup. Kebijakan otomatis seperti mengisolasi perangkat berisiko atau menegakkan segmentasi bisa menghemat waktu berharga saat insiden. Bahkan, AI bisa dipakai untuk deteksi dini serangan sebelum diluncurkan (“left of boom”). Tapi, otomasi hanya efektif kalau intelijensinya kuat. Pastikan sumber threat intelligence Anda bisa mendeteksi malware adaptif yang berubah tiap jam. 4. Jangan Lupakan Rantai Pasokan Eksposur Anda tidak berhenti di tepi jaringan sendiri. Setiap koneksi pihak ketiga adalah risiko. Lakukan penilaian keamanan vendor secara terus-menerus, bukan hanya saat onboarding. Kalau bisa memantau koneksi eksternal langsung, itu lebih baik. 5. Libatkan Pimpinan Bisnis Eksposur siber bukan lagi sekadar urusan teknis. Ini sudah jadi risiko bisnis nyata. Direksi dan manajemen puncak perlu mendapat update yang jelas, dengan bahasa bisnis: dampak pada pendapatan, kepatuhan regulasi, dan kepercayaan pelanggan — bukan sekadar daftar patch dan kerentanan. Selain itu, pastikan metrik keamanan yang dipakai masih relevan. Jangan lagi hanya mengukur kesuksesan dengan SLA atau skor CVSS lama. Dunia sudah berubah, jadi standar dan prioritas juga harus ikut berubah. Kesimpulan Dalam keamanan siber, tidak ada garis akhir. Lingkungan berubah. Penyerang berubah. Kalau kita diam, artinya kita tertinggal. Organisasi yang sukses adalah yang bisa membangun program keamanan yang dinamis: punya visibilitas penuh, otomasi cerdas, prioritas berbasis risiko nyata, dan kesadaran bahwa manajemen eksposur siber adalah proses yang berkelanjutan. Di Armis, kami hadir untuk membantu organisasi Anda mendapatkan visibilitas penuh, tetap selangkah di depan ancaman, dan menjaga bisnis tetap aman, secepat apa pun dunia bergerak. Pesan utama kami: “Tetap dinamis berarti tetap tangguh.” Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
August 22, 2025

Terbuka untuk Bisnis, Rentan Diserang: Krisis Siber di Dunia Ritel

Sektor ritel kembali jadi sorotan. Menurut laporan terbaru dari NBC News, kelompok penjahat siber yang sebelumnya menyerang beberapa peritel besar di Inggris kini mulai mengincar merek-merek ritel ternama di Amerika Serikat. Google Threat Intelligence Group mengonfirmasi bahwa “beberapa peritel besar di AS sudah menjadi target,” meskipun belum ada nama yang diumumkan. Di Inggris, perusahaan seperti Marks & Spencer, Harrods, dan Co-op Group sudah terdampak. Dampaknya mulai dari rak toko yang kosong, gangguan layanan online, hingga pencurian data pelanggan dan karyawan dalam jumlah besar. Kini, kampanye serangan ini tampaknya melebar ke seluruh dunia dan membuat peritel AS berada dalam posisi rawan. Ancaman terhadap sektor ritel nyata dan semakin meningkat. Sebagai profesional di bidang manajemen risiko siber dan keamanan, saya mengajak para pemimpin ritel untuk melihat situasi ini sebagai titik balik. Ini saatnya melakukan langkah cepat untuk melindungi diri, sekaligus menyusun strategi jangka panjang agar lebih siap menghadapi gelombang serangan berikutnya yang hampir pasti akan datang. Poin Penting untuk Ketahanan Siber di Dunia Ritel Ritel kini jadi target utama penjahat siber karena menyimpan banyak data pelanggan, ekosistem yang kompleks, dan kebutuhan operasional yang harus berjalan 24/7. Anda tidak bisa melindungi apa yang tidak terlihat. Visibilitas aset secara real-time adalah dasar pertahanan siber yang efektif. Jaringan yang tidak dipisahkan (flat network) sangat berbahaya. Lakukan segmentasi untuk mencegah pergerakan penyerang dari satu sistem ke sistem lain. Risiko pihak ketiga (supplier, vendor POS, layanan cloud) adalah titik lemah besar dalam ritel karena memperluas permukaan serangan. Manajemen eksposur siber bisa membantu mengurangi risiko dengan perlindungan yang terus-menerus, prioritas jelas, dan otomatis. Strategi proaktif sangat penting agar bisa melindungi aset bisnis dari vektor serangan nyata. Mengapa Ritel Jadi Target? Ritel selalu jadi incaran penjahat siber karena satu alasan sederhana: data adalah harta karun. Setiap hari, peritel mengumpulkan dan mengolah informasi sensitif pelanggan, data kartu kredit, akun loyalitas, hingga data karyawan. Semua itu bisa langsung dijual di dark web dan menghasilkan keuntungan besar. Tapi bukan hanya soal data. Operasi ritel modern semakin kompleks: toko online, aplikasi mobile, sistem kasir (POS), hingga platform inventaris. Banyak sistem ini dibangun tanpa mempertimbangkan ancaman siber modern. Ditambah lagi dengan keterkaitan vendor pihak ketiga, layanan cloud, dan logistik, permukaan serangan makin luas dan sulit dipantau. Selain itu, ritel dituntut untuk selalu siap melayani pelanggan, apalagi saat musim belanja seperti Black Friday atau liburan akhir tahun. Tekanan ini sering membuat perusahaan menunda update keamanan, mempercepat implementasi IT tanpa tes keamanan yang matang, atau mengabaikan kesiapan respons insiden. Semua itu menciptakan celah yang bisa dimanfaatkan penyerang. Langkah Cepat yang Harus Dilakukan Peritel Hari Ini Bagi CISO, CIO, atau pemimpin IT di ritel, berikut hal-hal yang tidak bisa ditunda: Lakukan Inventarisasi Aset Digital Peta lengkap semua aset IT (termasuk shadow IT, perangkat lama, toko, gudang, kantor pusat, hingga cloud). Tanpa ini, Anda buta terhadap celah serangan. Periksa Kerentanan yang Dikenal Segera lakukan pemindaian untuk software atau sistem yang punya celah keamanan, terutama yang digunakan luas di industri. Identifikasi, prioritas, lalu lakukan perbaikan segera. Segmentasi Jaringan Jangan biarkan jaringan Anda “flat”. Pisahkan sistem front-end (pelanggan), sistem pembayaran (PCI), dan back-office. Jika satu bagian kena, serangan tidak menyebar ke seluruh sistem. Pantau Tanda-Tanda Serangan (IoCs) Gunakan threat intelligence dan hubungkan ke SIEM atau XDR. Sesuaikan deteksi agar bisa mengenali teknik serangan terbaru yang digunakan penjahat siber. Perkuat Rencana Tanggap Ransomware Pastikan ada prosedur jelas jika terkena ransomware. Latih tim secara rutin dengan simulasi (tabletop exercise) agar siap bertindak cepat. Strategi Jangka Menengah: Mengubah Cara Pandang Terhadap Risiko Siber di Ritel Dari Audit Berkala ke Pemantauan Real-Time Audit tahunan atau triwulan sudah tidak cukup. Pemantauan harus berjalan terus-menerus. Prioritaskan Risiko Berdasarkan Dampak Bisnis Tidak semua kerentanan sama. Celah kecil di sistem produksi bisa lebih berbahaya daripada bug besar di server uji coba. Fokus pada yang berdampak langsung pada bisnis. Amankan Seluruh Rantai Pasokan Vendor logistik, marketing, hingga developer pihak ketiga adalah pintu masuk serangan. Lakukan penilaian risiko menyeluruh dan pantau permukaan serangan eksternal. Integrasikan Keamanan ke Operasi Toko Cybersecurity bukan hanya urusan tim IT. Edukasi karyawan toko agar peka terhadap phishing, gunakan password kuat, dan tahu jalur pelaporan jika ada masalah. Manfaatkan AI dan Otomasi Penyerang sudah pakai AI, maka peritel juga harus begitu. Gunakan AI untuk deteksi dini, patch otomatis, dan mempercepat respons insiden. Kesimpulan: Ketahanan Siber adalah Kunci Keberlangsungan Bisnis Gelombang serangan ke sektor ritel bukan kejadian satu kali. Ini bagian dari tren global di mana industri dengan data besar dan sistem rumit jadi target empuk. Kalau masih melihat keamanan siber sebagai “biaya tambahan,” saatnya ubah cara pandang. Keamanan adalah bagian inti dari kelangsungan bisnis, kepercayaan pelanggan, dan reputasi merek. Seperti dikatakan National Retail Federation, banyak peritel di AS sudah memperkuat pertahanannya dalam dua tahun terakhir. Tapi ingat: “banyak” bukan berarti “semua.” Dalam ekosistem yang saling terhubung, rantai akan tetap rapuh jika ada satu mata rantai yang lemah. Pertanyaan yang Harus Dijawab Para Pemimpin Ritel Apakah saya punya visibilitas real-time terhadap semua aset dan potensi celah di sistem saya? Jika terjadi serangan hari ini, apakah kami bisa mendeteksi dan merespons tepat waktu? Apakah saya yakin setiap toko, sistem, dan supplier sudah benar-benar aman? Kalau jawabannya masih “tidak” atau “tidak yakin,” berarti saatnya bertindak sekarang. Karena para hacker sudah tidak lagi mengetuk pintu – mereka bisa jadi sudah berada di dalam. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
August 14, 2025

Terhenti oleh Risiko: Kegagalan di Bandara Newark Menekankan Pentingnya Keamanan Siber dalam Infrastruktur Penerbangan

Gangguan baru-baru ini di Bandara Internasional Newark Liberty, di mana pengontrol lalu lintas udara kehilangan radar dan komunikasi akibat kegagalan peralatan yang terus-menerus, bukan sekadar masalah teknis biasa. Insiden ini adalah peringatan yang menunjukkan kerentanan lebih dalam pada infrastruktur penerbangan kita. Kejadian ini menekankan satu kebenaran penting: kompleksitas ekosistem teknologi bandara yang terus meningkat membuat permukaan serangan semakin luas, membuka titik lemah yang tidak bisa lagi diabaikan. Badai Sempurna Konvergensi IT, OT, dan IoT Bandara saat ini lebih dari sekadar tempat perjalanan. Mereka adalah ekosistem digital yang terdiri dari jaringan Teknologi Informasi (IT), Teknologi Operasional (OT), dan Internet of Things (IoT) yang rumit. Dari server dan basis data tradisional, sistem pengendalian lalu lintas udara, mesin pengelola bagasi, kamera keamanan, hingga kontrol lingkungan pintar—semua perangkat berperan dalam operasi fasilitas yang aman dan efisien. Namun, konvergensi ini membawa risiko. Sistem-sistem ini sering dikelola secara terpisah, sehingga sulit mendapatkan pandangan menyeluruh tentang aset yang terhubung dan ancaman yang mungkin ada. Sebuah pelanggaran di salah satu bagian dari lingkungan yang terhubung ini bisa menimbulkan efek domino, misalnya menunda penerbangan, mengganggu logistik dan perdagangan, serta membahayakan keselamatan penumpang. Kegagalan Peralatan adalah Peringatan, Bukan Anomali Gangguan baru-baru ini di Newark bukanlah kasus luar biasa. Meski kejadian ini bukan akibat serangan siber, hal ini menjadi peringatan tentang seberapa rapuh infrastruktur kritis kita tanpa manajemen risiko siber yang menyeluruh. Apakah disebabkan oleh perangkat keras yang menua, konfigurasi yang salah, atau sabotase siber, kegagalan peralatan tidak bisa lagi dianggap sekadar gangguan teknis biasa. Harus dilihat dari sudut pandang paparan risiko siber. Sebagai salah satu sektor yang paling sering menjadi target kriminal siber dan aktor negara, industri penerbangan harus mengadopsi pola pikir keamanan baru. Visibilitas, keamanan, dan kontrol di semua aset—tanpa memandang tipe, lokasi, atau produsen—tidak lagi opsional; ini menjadi keharusan. Armis Centrix™: Memperkuat Landasan Digital Di sinilah Armis Centrix™, platform manajemen paparan siber kami, membuat perbedaan penting. Ditenagai oleh Armis Asset Intelligence Engine, Armis Centrix™ memberikan visibilitas, keamanan, dan kontrol yang dibutuhkan untuk melindungi lingkungan bandara modern. Dengan Armis Centrix™, pihak terkait di penerbangan bisa: Melihat setiap aset yang terhubung (IT, OT, IoT, dan lainnya) di seluruh lingkungan, termasuk aset yang sebelumnya tidak terkelola atau tersembunyi. Melindungi infrastruktur kritis dengan mengidentifikasi dan mengurangi kerentanan sebelum bisa dieksploitasi. Mengelola temuan keamanan dan memprioritaskan perbaikan berdasarkan risiko, dampak, dan kemungkinan dieksploitasi, sehingga sumber daya difokuskan pada yang paling penting. Peringatan Dini, Bukan Sekadar Tindak Lanjut Di lingkungan sensitif dan penuh tekanan seperti bandara, peringatan dini adalah segalanya. Armis Centrix™ menyediakan deteksi ancaman dan respons proaktif, memberi tahu pihak terkait tentang anomali dan risiko yang muncul sebelum berkembang menjadi insiden besar. Apakah itu gangguan radar akibat sistem OT yang gagal atau sensor IoT rentan di area terbatas, Armis Centrix™ menjadi pengganda kekuatan bagi tim keamanan penerbangan, memungkinkan pengambilan keputusan secara real-time dan pengurangan risiko yang terkoordinasi. Melindungi Lebih dari Sekadar Penumpang Dampak dari insiden siber di penerbangan tidak hanya menyebabkan penerbangan tertunda atau penumpang terganggu. Risiko ini juga mengancam rantai pasok, kemampuan tanggap darurat, dan keamanan nasional. Di era sekarang, menjaga integritas setiap sistem, dari pengendalian lalu lintas udara hingga HVAC bandara, sangat krusial. Armis bangga melindungi beberapa infrastruktur paling kompleks dan kritis di dunia. Dengan platform intelijen aset nomor #1 di industri, Armis Centrix™ memberikan ketenangan 24/7, memastikan setiap perangkat, koneksi, dan operasi aman, meski lanskap ancaman berkembang cepat. Kesimpulan Kegagalan peralatan di Newark bukan sekadar masalah pemeliharaan—mereka adalah peringatan keras. Saat bandara semakin cerdas dan terhubung, mereka juga harus semakin aman. Armis hadir untuk membantu mewujudkan hal itu. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
August 14, 2025

Manajemen Teknologi Kesehatan: Pahlawan Tak Tergantikan dalam Keamanan Alat Medis

Ketika kita memikirkan cybersecurity di bidang kesehatan, biasanya yang muncul di pikiran adalah firewall dan tim IT yang berjuang menghadapi serangan siber yang canggih. Namun di balik layar, ada kelompok profesional yang menjadi tulang punggung keamanan alat medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Profesional Healthcare Technology Management (HTM), termasuk clinical engineer dan spesialis teknologi biomedis, adalah salah satu penjaga keselamatan pasien dan keamanan alat medis yang paling penting, meski sering kurang dihargai. Dengan meningkatnya jumlah alat medis yang saling terhubung dan kompleksitas ancaman siber yang semakin tinggi, peran profesional HTM semakin berkembang pesat. Pada HTM Week (18–24 Mei), sudah saatnya kita memberi sorotan pada kontribusi tak ternilai mereka. Peran Profesional HTM dalam Keamanan Kesehatan yang Semakin Berubah Digitalisasi alat medis dan layanan kesehatan telah mengubah lanskap kesehatan. Fasilitas modern kini bergantung pada alat yang lebih kecil, lebih mobile, dan selalu terhubung di berbagai lokasi. Hal ini membuka peluang baru untuk perawatan, tapi juga membawa tantangan keamanan dan manajemen. Profesional HTM pun harus menyesuaikan diri. Saat ini tanggung jawab mereka jauh melampaui pemeliharaan alat tradisional. Mereka harus memastikan keamanan, efisiensi, dan kemudahan penggunaan alat Internet of Medical Things (IoMT) yang kompleks, sambil bekerja sama dengan tim klinis, IT, dan vendor. Seorang Direktur Biomedical Engineering mengatakan: “Kurangnya visibilitas di seluruh infrastruktur keamanan menyebabkan proses manual yang terputus-putus dan sulit mendapatkan informasi yang diperlukan.” Dengan berkembangnya peran HTM, kolaborasi yang efisien antar tim menjadi lebih penting dari sebelumnya. Tanggung Jawab Utama Profesional HTM dalam Keamanan Alat Medis Pengadaan Alat (Device Procurement): Memastikan alat baru memenuhi standar keamanan dan fungsional sebelum dibeli. Manajemen Inventaris: Menyimpan catatan real-time dari semua alat medis beserta konfigurasi mereka. Koordinasi dengan Vendor: Mendapatkan dokumentasi keamanan (seperti file MDS2) dan mengatur update. Update dan Patch Alat: Mengimplementasikan pembaruan perangkat lunak dan firmware untuk menutup celah keamanan. Pelatihan Staf: Mengajarkan tim klinis cara menggunakan alat dengan aman dan efektif. Penilaian Risiko: Bekerja sama dengan tim cybersecurity untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko. Keselamatan Pasien: Memastikan setiap alat aman, berfungsi dengan baik, dan siap digunakan kapan pun pasien membutuhkannya. Peran ini menuntut dedikasi tinggi, dan setiap kemajuan teknologi baru selalu dihadapi profesional HTM dengan tanggung jawab penuh. Risiko yang Semakin Tinggi pada Alat Biomedis Serangan ransomware dan serangan siber lainnya terhadap organisasi kesehatan meningkat pesat. Alat medis, yang sering berjalan dengan software lama dan rentan, menjadi target utama. Contohnya, kerentanan kritis pada monitor pasien Contec awal tahun ini. Penjahat siber tahu serangan pada alat ini bisa mengganggu perawatan pasien yang kritis. Di sinilah profesional HTM berperan. Pengetahuan mendalam mereka tentang cara kerja alat membuat mereka menjadi pemain kunci dalam mencegah dan mengurangi risiko keamanan alat medis. Lebih penting lagi, keamanan alat medis berarti keselamatan pasien. Tanpa tim HTM, sistem penting ini akan rentan. Mengapa Profesional HTM Adalah Pahlawan Tak Tergantikan Meskipun tim IT dan cybersecurity penting, mereka tidak bisa mengamankan alat medis sendirian. Profesional HTM membawa keahlian unik: Visibilitas Alat yang Lebih Baik: HTM tahu lokasi dan fungsi setiap alat di fasilitas. Inventaris mereka memastikan tidak ada alat yang terlewat dari strategi keamanan. Pengetahuan Spesifik: HTM memahami peran setiap alat dalam perawatan pasien, sehingga bisa mengenali celah keamanan dan memberikan saran tepat. Koordinasi dengan Vendor: HTM menjaga komunikasi langsung dengan produsen alat, memastikan akses ke update keamanan dan dokumentasi terbaru. Kolaborasi Lancar: HTM menjembatani tim klinis, IT, dan vendor, memastikan semua pihak bekerja sama untuk melindungi alat dan pasien. Pemecahan Masalah Proaktif: Dari pengadaan hingga dekomisioning, HTM terlibat di semua tahap siklus hidup alat. Pendekatan proaktif ini menangkap masalah keamanan sebelum menjadi risiko besar. Ajakan untuk Kolaborasi Strategi keamanan alat medis yang paling kuat bergantung pada kolaborasi antara tim HTM, ahli cybersecurity, vendor, dan staf klinis. Masing-masing membawa pengetahuan dan keterampilan vital. Profesional HTM memainkan peran strategis, karena mereka memahami alat dan penggunaannya di dunia nyata lebih dari siapa pun. Di HTM Week ini, mari kita rayakan dedikasi, keahlian, dan kerja keras profesional HTM yang menjaga alat kesehatan tetap aman dan terlindungi. Kepada semua profesional HTM: terima kasih atas semua yang Anda lakukan. Kerja keras Anda menjaga pasien tetap aman, organisasi tetap tangguh, dan alat medis tetap terlindungi. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More

Recent Posts

  • AI Mengidentifikasi Celah Keamanan dengan Solusi Armis Indonesia
  • Ancaman Perang Siber Federal, Peringatan Armis untuk IT
  • AI Native AppSec untuk Keamanan Siber yang Lebih Proaktif
  • Biaya Keamanan Siber yang Semakin Mahal bagi Perusahaan di Inggris
  • Mengapa Keamanan Aplikasi Tidak Bisa Lagi Berdiri Sendiri di Era Modern

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025

Categories

  • blog
  • Uncategorized

Armis Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Armis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • (021) 53660861
  • Jl. Kebon Jeruk Raya Villa Kebon Jeruk Office F1
  • [email protected]

Support Center

  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk

Copyright © 2024. Armis Indonesia