Skip to content
  • Beranda
  • Armis Centrix™
    • Armis Centrix™ for Asset Management and Security
    • Armis Centrix™ for Early Warning
    • Armis Centrix™ for Medical Device Security
    • Armis Centrix™ for OT/IoT Security
    • Armis Centrix™ for OT/IoT Security (On-Prem)
    • Armis Centrix™ for Vulnerability Prioritization and Remediation
  • Armis Labs
    • Armis Asset Intelligence Engine
    • Armis Centrix™ OT/ IoT Secure Remote Access (SRA)
    • Armis Centrix™ Smart Active Querying
    • Data Sources
    • Telemetry Intelligence
  • Blog
  • Hubungi Kami

Month: January 2026

January 27, 2026January 27, 2026

Memulai Babak Baru di Armis

Pengumuman pendanaan terbaru Armis menjadi momen penting dalam perjalanan perusahaan kami. Ini bukan sekadar suntikan dana, tetapi juga bentuk kepercayaan terhadap cara kami bekerja, nilai yang kami berikan kepada pelanggan, serta visi jangka panjang yang sedang kami jalankan. Memasuki babak baru ini, Armis berkomitmen untuk mengubah visi tersebut menjadi hasil nyata yang bisa dirasakan oleh pelanggan, mitra, dan seluruh tim Armis di seluruh dunia. Sejak awal berdiri, Armis dikenal sebagai perusahaan yang berfokus pada visibilitas—kemampuan untuk melihat dan mengenali setiap aset yang terhubung ke jaringan, mulai dari perangkat IT, OT, IoT, hingga sistem industri. Namun, di kondisi dunia digital saat ini, visibilitas saja sudah tidak cukup. Ancaman siber semakin canggih, jumlah perangkat terus bertambah, dan risiko bisnis semakin kompleks. Karena itu, pelanggan kami tidak hanya membutuhkan data, tetapi juga informasi yang bisa ditindaklanjuti. Mereka membutuhkan wawasan yang membantu mengambil keputusan lebih baik, mengurangi risiko, dan menjaga kelangsungan operasional bisnis dalam skala besar. Dari Sekadar Melihat Menjadi Benar-Benar Memahami Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Armis terus mengembangkan platformnya. Kami tidak hanya menyediakan informasi aset secara real-time, tetapi juga konteks di balik aset tersebut. Artinya, Armis membantu organisasi memahami: Bagaimana satu aset berinteraksi dengan aset lain Bagaimana perilaku aset dalam kondisi normal dan tidak normal Aset mana yang paling berisiko dan perlu diprioritaskan Dengan pendekatan ini, pelanggan tidak lagi kewalahan oleh data yang terlalu banyak. Sebaliknya, mereka bisa fokus pada hal yang paling penting bagi keamanan dan bisnis mereka. Perkembangan ini membantu pelanggan Armis beralih dari sekadar “melihat” aset, menuju Cyber Exposure Management yang sesungguhnya. Cyber Exposure Management adalah pendekatan keamanan yang menghubungkan risiko siber secara langsung dengan dampak bisnis, sehingga keamanan tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi perusahaan. Menghubungkan Keamanan dengan Dampak Bisnis Salah satu tantangan terbesar dalam keamanan siber adalah menentukan prioritas. Tidak semua risiko memiliki dampak yang sama. Dengan platform Armis yang terus berkembang, organisasi dapat: Mengetahui risiko mana yang paling berbahaya Memahami potensi dampaknya terhadap operasional Mengambil tindakan yang tepat dan terukur Pendekatan ini membantu perusahaan menjadi lebih tangguh (resilient) dalam menghadapi gangguan, baik dari serangan siber, kesalahan konfigurasi, maupun kegagalan sistem. Budaya Perusahaan sebagai Fondasi Utama Selain teknologi, salah satu hal yang paling dibanggakan Armis adalah budaya perusahaan yang telah kami bangun bersama. Budaya ini didasarkan pada: Transparansi Kolaborasi Kepercayaan Baik dalam bekerja sama dengan pelanggan, mitra, maupun di dalam tim internal, Armis selalu menghadapi setiap tantangan dengan tujuan yang sama. Kami percaya bahwa keamanan terbaik hanya bisa dicapai melalui kerja sama dan komunikasi yang terbuka. Pendanaan terbaru ini semakin memperkuat rasa kebersamaan tersebut. Ini memungkinkan kami untuk terus melakukan apa yang paling kami kuasai: membantu organisasi tetap aman, siap, dan tangguh menghadapi masa depan. Terus Tumbuh Bersama Pelanggan Seiring pertumbuhan Armis, satu hal yang tidak akan berubah adalah komitmen kami untuk mendengarkan pelanggan. Kami akan terus beradaptasi dan berinovasi bersama mereka, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. Misi Armis tetap sama sejak awal: Melindungi aset-aset paling penting di dunia dan memberdayakan organisasi agar dapat beroperasi dengan aman di dunia yang semakin terhubung. Di era digital saat ini, hampir semua sistem saling terhubung. Tanpa pendekatan keamanan yang tepat, keterhubungan ini bisa menjadi celah besar. Armis hadir untuk memastikan konektivitas justru menjadi kekuatan, bukan kelemahan. Menatap Masa Depan dengan Optimisme Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai Armis sejauh ini. Namun, yang lebih membuat kami bersemangat adalah apa yang akan datang ke depan. Fondasi perusahaan sudah kuat, momentum terus meningkat, dan peluang yang terbuka sangat besar. Dengan dukungan pelanggan, mitra, dan tim global Armis, kami siap melangkah ke babak berikutnya—membawa keamanan siber ke level yang lebih cerdas, lebih terhubung dengan bisnis, dan lebih relevan dengan tantangan masa depan. Babak baru ini baru saja dimulai, dan perjalanan Armis masih panjang. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!  

Read More
January 27, 2026January 27, 2026

Armis Memperkuat Keamanan AI Factory dengan NVIDIA

Dunia komputasi modern sedang mengalami perubahan besar. Pusat data (data center) yang dulu hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pemrosesan data, kini berkembang menjadi AI Factory—lingkungan berskala besar tempat kecerdasan buatan (AI) dilatih, disempurnakan, dan dijalankan secara masif. Perkembangan AI yang sangat cepat ini membawa banyak peluang, tetapi juga tantangan besar, terutama dalam hal keamanan siber. Seiring meningkatnya penggunaan AI, risiko serangan siber juga semakin kompleks. Untuk menjawab tantangan tersebut, Armis mengumumkan integrasi baru yang kuat dengan NVIDIA, yang menghadirkan kemampuan Cyber Exposure Management (manajemen paparan risiko siber) secara real-time langsung ke dalam infrastruktur pusat data dan AI Factory. Integrasi ini memanfaatkan NVIDIA BlueField Data Processing Unit (DPU), sebuah perangkat keras khusus yang dirancang untuk menangani proses jaringan, keamanan, dan komputasi berat tanpa membebani sistem utama. Tantangan Utama: Keamanan vs Performa Salah satu masalah terbesar dalam mengamankan lingkungan AI dan data center berkecepatan tinggi adalah performa. Solusi keamanan tradisional sering kali membebani CPU, membuat aplikasi menjadi lebih lambat, dan mengurangi efisiensi sistem. Dengan hadirnya Armis Centrix™, platform Cyber Exposure Management milik Armis, masalah ini dapat diatasi. Armis Centrix™ kini tertanam langsung di dalam NVIDIA BlueField DPU, sehingga proses keamanan tidak lagi dijalankan di CPU utama, melainkan dialihkan (offload) ke infrastruktur khusus. Hasilnya? 👉 Keamanan tetap maksimal tanpa menurunkan performa sistem. Manfaat Utama Integrasi Armis dan NVIDIA Integrasi Armis Centrix™ dengan NVIDIA BlueField menghadirkan berbagai keuntungan penting bagi organisasi: 1. Tidak Perlu Memilih antara Keamanan dan Kecepatan Dengan memindahkan proses keamanan ke BlueField DPU, organisasi bisa menjalankan AI dan aplikasi penting dengan kecepatan maksimal, tanpa khawatir sistem menjadi lambat karena beban keamanan. 2. Visibilitas Mendalam hingga Level Perangkat Keras Solusi ini memberikan visibilitas menyeluruh ke: Server (host) Hypervisor Mesin virtual (VM) Container Dengan visibilitas ini, kerentanan, kesalahan konfigurasi, dan ancaman baru dapat terdeteksi secara real-time. 3. Otomatisasi Keamanan Armis Centrix™ dapat terintegrasi dengan sistem keamanan lain seperti: Firewall Network Access Control (NAC) Hal ini memungkinkan respons otomatis, misalnya: Mengisolasi perangkat yang terinfeksi Menghentikan penyebaran serangan sebelum meluas 4. Tanpa Agen (Agentless) Solusi ini dipasang langsung di BlueField DPU tanpa perlu agen di server. Keuntungannya: Tidak mengganggu performa Lebih mudah diterapkan Kompatibel dengan berbagai sistem operasi dan firmware Keamanan Tingkat Enterprise dengan Performa Tinggi Kombinasi Armis Centrix™ dan NVIDIA BlueField memungkinkan keamanan kelas enterprise berjalan secara real-time tanpa mengorbankan kelangsungan operasional. BlueField menangani tugas-tugas berat seperti inspeksi keamanan dan pemantauan, sehingga CPU utama bisa fokus menjalankan: Beban kerja AI Aplikasi bisnis kritis Analitik data berskala besar Dengan pendekatan ini, AI Factory dapat beroperasi lebih cepat, lebih efisien, dan lebih aman secara bersamaan. Integrasi yang Terus Berkembang Sebelumnya, Armis telah mengumumkan bahwa Armis Centrix™ didukung oleh NVIDIA BlueField. Kini, solusi tersebut juga terintegrasi dengan NVIDIA DOCA Argus, sebuah teknologi deteksi dan respons yang memperluas perlindungan ke berbagai jenis beban kerja. Selain itu, Armis Centrix™ telah divalidasi pada NVIDIA RTX PRO Server, membuktikan bahwa solusi ini dapat digunakan di lingkungan enterprise dengan performa tinggi dan kompleks. Arsitektur solusi ini juga siap untuk NVIDIA BlueField-4 DPU, generasi terbaru yang dirancang untuk jaringan dan keamanan AI berskala besar. Ini memastikan organisasi dapat terus meningkatkan kapasitas keamanan seiring berkembangnya infrastruktur AI mereka. Lihat Langsung di Dunia Nyata Bagi yang ingin memahami lebih dalam bagaimana integrasi ini bekerja dan dampaknya bagi masa depan AI dan data center, Armis hadir di NVIDIA GTC di Washington, D.C. Pengunjung dapat mengunjungi booth Armis (#265) untuk melihat langsung Armis Centrix™ dan kolaborasi strategis dengan NVIDIA. Selain itu, Armis juga mengadakan webinar bersama NVIDIA dan Electric Power Research Institute (EPRI) pada 19 November, yang membahas cara mengamankan infrastruktur kritis menggunakan pertahanan siber berbasis AI secara real-time. Kesimpulan Integrasi Armis dan NVIDIA menunjukkan bahwa keamanan modern tidak lagi harus memperlambat sistem. Dengan memanfaatkan perangkat keras khusus seperti BlueField DPU, organisasi kini dapat menjalankan AI berskala besar dengan keamanan tinggi, visibilitas penuh, dan performa maksimal. Di era AI Factory, keamanan bukan lagi pilihan tambahan—melainkan bagian inti dari infrastruktur. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 27, 2026January 27, 2026

Ketika Penjaga Keamanan Ikut Diserang: Apa Arti Kebocoran F5 bagi Semua Organisasi

Ketika sebuah perusahaan yang tugasnya mengamankan aplikasi justru mengalami kebocoran keamanan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan tersebut. Inilah yang sedang terjadi setelah F5, perusahaan keamanan jaringan ternama, mengumumkan bahwa sistem pengembangan BIG-IP mereka telah diretas. Para penyerang, yang diduga merupakan kelompok peretas yang berafiliasi dengan China bernama UNC5221, berhasil mendapatkan akses jangka panjang ke lingkungan internal pengembangan dan engineering F5. Akibatnya, data sensitif seperti source code, riset kerentanan, dan konfigurasi pelanggan berhasil dicuri. Apa yang Diketahui Sejauh Ini Menurut F5, serangan ini terdeteksi pada 9 Agustus, namun penyelidikan menunjukkan bahwa penyerang kemungkinan sudah berada di sistem internal selama berbulan-bulan. F5 menyatakan bahwa: Versi BIG-IP yang sudah dirilis ke publik aman untuk digunakan Namun, source code yang dicuri berpotensi digunakan penyerang untuk menemukan celah baru lebih cepat Masalah ini menjadi semakin serius karena riset dari Sygnia dan Armis Labs menunjukkan bahwa: Serangan terhadap lingkungan development dan CI/CD meningkat 3 kali lipat dalam 18 bulan terakhir Lingkungan ini kini menjadi target utama operasi siber yang disponsori negara Mengapa Dampaknya Sangat Besar Perangkat F5 BIG-IP biasanya berada di garis depan jaringan, melindungi: Portal web VPN Sistem autentikasi Aplikasi kritikal bisnis Karena posisinya yang strategis, perangkat ini menjadi target bernilai tinggi. Riset Armis menunjukkan bahwa: Perangkat edge (perimeter) kini menjadi titik masuk nomor satu dalam serangan siber modern Mengalahkan metode lama seperti phishing email Penyerang kini lebih sering mengeksploitasi: Antarmuka manajemen yang terbuka ke internet Sistem yang belum di-patch Apa yang Kemungkinan Didapat Penyerang Berbeda dengan kasus SolarWinds, serangan ini bukan serangan supply chain software langsung. Penyerang tidak menyusupkan kode berbahaya ke produk F5 yang dirilis. Namun, yang mereka dapatkan tetap sangat berbahaya: Akses ke data kerentanan internal Source code yang belum dipublikasikan Detail konfigurasi dari sebagian pelanggan Informasi ini memiliki nilai strategis tinggi. Dengan pengetahuan internal tersebut: Penyerang bisa membuat exploit lebih cepat Waktu antara “kerentanan ditemukan” dan “dieksploitasi” menjadi sangat singkat Dengan bantuan AI, jarak waktu yang dulu berminggu-minggu kini bisa menjadi hitungan hari atau jam. Langkah Praktis untuk Pelanggan F5 Berikut 5 langkah penting yang disarankan untuk segera dilakukan oleh tim keamanan: 1. Amankan Perangkat Edge Pastikan antarmuka manajemen tidak terbuka ke internet Gunakan jump host atau Privileged Access Management (PAM) Batasi koneksi keluar (outbound traffic) Pantau perubahan konfigurasi, layanan baru, atau akses SSH mencurigakan 2. Patch Secepat Mungkin Terapkan semua patch terbaru dari F5 Jika belum bisa update: Gunakan virtual patching Terapkan segmentasi jaringan atau microsegmentation 3. Perkuat Keamanan Supply Chain Miliki inventaris aset yang akurat Gunakan SBOM (Software Bill of Materials) Perlakukan risiko pihak ketiga sebagai risiko operasional, bukan sekadar formalitas kepatuhan 4. Cari Tanda Keberadaan Penyerang (Threat Hunting) Kelompok UNC5221 dikenal: Tinggal lama di sistem korban Menggunakan backdoor seperti BRICKSTORM Lakukan pencarian anomali pada: Perangkat edge vCenter Sistem developer yang mengindikasikan persistensi atau pergerakan lateral 5. Terapkan Prinsip Cyber Exposure Management (CEM) Pendekatan CEM dari Armis membantu organisasi: Menilai risiko secara berkelanjutan Memprioritaskan berdasarkan dampak bisnis Mempercepat perbaikan risiko Dengan CEM, organisasi bisa: Mengidentifikasi seluruh aset F5 dan edge (IT, OT, cloud) Menentukan prioritas berdasarkan risiko nyata Mengotomatiskan respons agar risiko berkurang dalam jam, bukan minggu Nilai Kolaborasi: Armis dan Sygnia Armis dan Sygnia menawarkan kerja sama khusus untuk membantu organisasi menghadapi dampak kebocoran ini, termasuk: Retainer Incident Response gratis 3 bulan Dukungan kesiapan sebelum insiden terjadi Akses cepat ke tim respons saat insiden nyata terjadi Penguatan kemampuan respons insiden internal Kolaborasi ini mengubah visibilitas menjadi ketahanan (resilience). Kesimpulan Insiden F5 ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai pengingat keras bahwa: Harapan bukan strategi Kepercayaan bukan kontrol keamanan Bahkan vendor keamanan terbaik pun bisa menjadi target. Oleh karena itu, visibilitas, kecepatan, dan kesiapan harus menjadi fondasi pertahanan siber modern. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 5, 2026January 5, 2026

CTEM Tanpa “Swivel Chair”: Membuat Alur Kerja Keamanan Siber Benar-Benar Efektif

Mari jujur sejenak. Tim keamanan tidak butuh dashboard tambahan. Yang mereka butuhkan adalah lebih sedikit hambatan. Lebih sedikit waktu terbuang untuk pindah-pindah tool. Lebih sedikit kebingungan soal konteks aset. Dan yang paling penting, tidak perlu lagi “swivel chair”—bolak-balik antar SIEM, CMDB, dan platform aset hanya untuk menanggapi satu alert yang terus berdetak. Inilah alasan mengapa Armis Centrix™ Chrome Extension dibuat. Ini adalah tool ringan berbasis klik kanan yang membawa kekuatan penuh Armis Centrix™ langsung ke browser, tepat di tempat analis keamanan sudah bekerja setiap hari. Tidak perlu buka tab baru. Tidak perlu login ulang. Tidak ada gangguan alur kerja. Yang ada hanya jawaban cepat, karena saat investigasi sedang berlangsung, konteks, kecepatan, dan mitigasi adalah segalanya. Dari Alert ke Tindakan, Tanpa Ribet Bayangkan aktivitas harian di SOC (Security Operations Center). Sebuah alert muncul. Analis harus segera memahami: Perangkat apa ini? Terhubung ke mana? Apakah rentan? Apakah kritikal bagi bisnis? Apakah ada tanda-tanda kompromi? Semua ini memakan waktu. Dan setiap detik yang terbuang meningkatkan dampak serangan (blast radius). Biasanya, proses ini melibatkan: Login ke platform lain Melakukan pencarian manual Membuka banyak tab Bolak-balik antar tool Bahkan kadang harus bertanya ke rekan via Slack Proses ini rumit dan melelahkan, dan sayangnya sangat umum. Dengan Armis Centrix™ Chrome Extension, semua konteks itu tersedia secara instan. Cukup sorot IP address, nama perangkat, atau teks apa pun di tool berbasis browser—baik itu SIEM, sistem tiket, email, atau dashboard lain—lalu klik kanan. Dalam hitungan detik, Anda langsung mendapatkan: Profil perangkat lengkap Skor risiko Daftar kerentanan Koneksi jaringan Anomali perilaku Dan konteks penting lainnya Tidak perlu lagi lompat antar platform. Data yang Anda butuhkan langsung muncul, tepat saat dibutuhkan. Mengurangi MTTR dengan Satu Klik Dalam keamanan siber, kecepatan adalah segalanya. Salah satu metrik paling penting adalah MTTR (Mean Time to Respond)—waktu rata-rata untuk merespons insiden. Semakin lama respons, semakin besar risiko berubah dari “masalah kecil” menjadi kebocoran besar. Chrome Extension ini memangkas banyak langkah dalam proses investigasi: Tidak perlu pivot antar tool Tidak perlu pencarian manual berulang Tidak perlu menunggu konteks dari sistem lain Hasilnya: Investigasi lebih cepat Triage lebih akurat Remediasi lebih sigap Insiden lebih cepat ditutup Semua ini secara langsung menurunkan MTTR dan mengurangi waktu yang terbuang akibat “tool sprawl”. Membantu SOC Mencapai KPI Pimpinan SOC hidup dengan metrik seperti: Waktu respons Jumlah kasus yang ditutup Alert fatigue Jumlah eskalasi Namun, memperbaiki angka-angka ini tidak mudah—terutama jika tim kecil atau banyak analis junior. Chrome Extension ini memberikan intelijen aset dan Early Warning dari Armis langsung ke tangan setiap analis, tanpa memandang tingkat pengalaman mereka. Dampaknya: Tiket tidak menumpuk Eskalasi berkurang Eskalasi yang memang perlu terjadi dilakukan lebih cepat dan tepat Kesalahan analis menurun karena konteks selalu tersedia Dengan kata lain, analis bekerja lebih percaya diri dan lebih akurat. Melakukan Lebih Banyak dengan Tim yang Ada Di banyak organisasi, efisiensi sedang dipaksakan. Jumlah personel tidak bertambah, tapi beban kerja terus meningkat. Dalam kondisi ini, efisiensi bukan lagi sekadar nilai tambah—tapi strategi bertahan hidup. Armis Centrix™ Chrome Extension membantu dengan: Mengurangi pencarian manual Menghindari investigasi ganda Meminimalkan kolaborasi yang tidak perlu Analis bisa tetap fokus, tidak kehilangan konteks, dan mendapatkan jawaban lebih cepat. Artinya: Lebih banyak kasus ditangani Lebih banyak kasus ditutup Biaya operasional menurun tanpa mengorbankan keamanan Ini Bukan Sekadar Dashboard Baru Armis Centrix™ Chrome Extension bukan tentang membuat dashboard tambahan. Ini tentang menghilangkan kebutuhan untuk hidup di dalam dashboard. Tool ini membawa konteks mendalam Armis langsung ke: SIEM Email Sistem tiket Tool yang sudah digunakan sehari-hari Dan ini baru permulaan dari cara baru memikirkan Cyber Exposure Management di dunia yang bergerak sangat cepat. Jika tim Anda: Tenggelam dalam banyak tab Kehilangan waktu mencari data perangkat Kewalahan menghadapi alert yang terus berdatangan Maka Chrome Extension ini bisa menjadi game changer. Karena dalam keamanan siber: Kecepatan tanpa kejelasan itu berbahaya Kejelasan tanpa kecepatan itu tidak berguna Armis Centrix™ Chrome Extension menghadirkan keduanya—sekaligus. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 5, 2026January 5, 2026

Shai-Hulud dan Ekosistem npm: Mengapa CTEM Harus Melampaui Batas Internal Perusahaan

Peringatan terbaru dari CISA (Cybersecurity and Infrastructure Security Agency) menunjukkan betapa rapuh dan saling terhubungnya rantai pasok digital saat ini. Sebuah serangan besar pada ekosistem npm—fondasi dari banyak aplikasi web dan enterprise modern—telah menginfeksi lebih dari 500 paket perangkat lunak. Serangan ini menggunakan malware berbentuk worm yang diberi nama Shai-Hulud. Malware ini mencuri kredensial cloud seperti AWS, GCP, Azure, serta GitHub Personal Access Token, lalu menyebar sendiri dengan menyisipkan kode berbahaya ke paket npm lainnya. Shai-Hulud bukan kasus tunggal. Menurut Gartner, pada tahun 2026, 45% organisasi akan mengalami serangan rantai pasok perangkat lunak, meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun 2021. Fakta ini menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tradisional yang hanya mengandalkan “patching sebisanya” sudah tidak lagi cukup. Ketika bisnis Anda bergantung pada open-source software dan integrasi pihak ketiga, maka permukaan serangan (attack surface) Anda meluas jauh melampaui sistem yang Anda kelola sendiri. Rantai Pasok Digital: Medan Perang Baru Keamanan Siber Tahukah Anda bahwa: 94% aplikasi menggunakan komponen open-source 84% perusahaan mengalami serangan rantai pasok software dalam 12 bulan terakhir Serangan seperti Shai-Hulud menyebar sangat cepat karena praktik pengembangan modern sangat bergantung pada package registry seperti npm. Satu library yang terinfeksi dapat berdampak pada ribuan organisasi sekaligus. Bagi perusahaan, ini berarti keamanan tidak lagi hanya soal: Apakah server sudah dipatch? Apakah endpoint sudah dimonitor? Namun juga tentang: Apakah library kode yang digunakan aman? Apakah API dan partner pihak ketiga dapat dipercaya? Mengapa Continuous Threat Exposure Management (CTEM) Itu Penting Menurut Armis, CTEM harus mencakup seluruh ekosistem digital, bukan hanya aset internal perusahaan, tetapi juga rantai pasok dan koneksi pihak ketiga. CTEM modern bukan sekadar pemindaian berkala. CTEM harus berjalan secara terus-menerus dan mencakup beberapa elemen penting berikut: 1. Inventaris Aset yang Lengkap dan Real-Time Semua yang terhubung adalah bagian dari attack surface, termasuk: Laptop developer Perangkat IoT yang tidak dikelola Integrasi SaaS pihak ketiga Riset Armis Labs menunjukkan bahwa 40% aset yang terhubung di perusahaan tidak terkelola atau bahkan tidak diketahui, sehingga menjadi risiko besar yang tidak terlihat. 2. Memahami Dampak Kerentanan terhadap Bisnis Tidak semua kerentanan memiliki risiko yang sama. CTEM membantu mengaitkan kerentanan dengan konteks bisnis, misalnya: Sistem mana yang terhubung ke data pelanggan? Mana yang berdampak langsung ke operasional? Dengan begitu, perusahaan bisa fokus pada risiko yang paling berbahaya. 3. Peringatan Dini di Seluruh Rantai Pasok Ancaman seperti Shai-Hulud menyebar dalam hitungan jam, bukan bulan. Oleh karena itu: Monitoring real-time Pemantauan dependency software Korelasi anomali lintas sistem menjadi sangat penting. Solusi vulnerability tradisional tidak cukup cepat menghadapi ancaman semacam ini. 4. Prioritas dan Mitigasi Risiko Dalam serangan rantai pasok, tidak mungkin menutup semua celah sekaligus. CTEM membantu menentukan prioritas perbaikan pada: Sistem dengan data sensitif Pipeline pengembangan Sistem yang menghadap ke internet Pelajaran Penting dari Kasus Shai-Hulud Insiden ini mengajarkan beberapa kenyataan pahit: Developer adalah bagian dari attack surface Kredensial dan token menjadi target utama penyerang. Dependency bertingkat menyembunyikan risiko Satu library berbahaya yang tersembunyi beberapa lapis bisa merusak seluruh aplikasi. Visibilitas menyeluruh adalah keharusan Tanpa pemantauan terus-menerus, Anda tidak akan tahu kapan rantai pasok berubah menjadi pintu masuk serangan. Mengamankan Lanskap Digital yang Lebih Luas Perusahaan harus melampaui pendekatan reaktif dan mulai mengadopsi manajemen eksposur proaktif, dengan langkah-langkah seperti: Membangun inventaris aset yang selalu diperbarui Mengaitkan kerentanan dengan aset yang kritis bagi bisnis Memperluas CTEM ke pihak ketiga, API, dan ekosistem cloud Menggunakan sistem peringatan dini untuk mendeteksi ancaman sejak awal Kesimpulan Serangan Shai-Hulud menegaskan satu hal penting: Mengamankan perusahaan hari ini berarti mengamankan extended enterprise—mulai dari setiap perangkat internal hingga setiap dependency di rantai pasok software. Di sinilah CTEM memberikan nilai nyata: memberikan visibilitas menyeluruh, membantu menentukan prioritas risiko, dan menyediakan peringatan dini agar organisasi bisa selangkah lebih maju dari serangan berikutnya. Karena ancaman berikutnya mungkin sudah sedang menyebar—dan kita hanya belum menyadarinya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!  

Read More
January 5, 2026January 5, 2026

Armis MCP Server: Mengubah Asisten Digital dari Sekadar “Ngobrol” Menjadi Benar-Benar Bekerja

Pernah merasa asisten AI Anda sangat pintar saat menjawab pertanyaan, tapi kurang membantu ketika harus benar-benar melakukan sesuatu? Hal ini terjadi karena kebanyakan AI saat ini masih bekerja di dalam “ruang tertutup”. Mereka hanya bisa menggunakan data dan alat yang sudah tersedia saat pelatihan, tanpa akses langsung ke sistem atau data terbaru. Kini, sebuah standar industri baru bernama MCP (Model Context Protocol) hadir untuk mengubah keadaan. MCP dapat diibaratkan sebagai remote universal untuk AI, yang memungkinkan AI terhubung secara aman dan terstandar dengan berbagai sistem eksternal. Dengan adanya MCP Server, cara kita berinteraksi dengan data dan tools akan berubah secara drastis. Manfaat MCP Server Secara Singkat Dengan dukungan MCP, AI tidak lagi sekadar memberi saran, tetapi juga bisa melakukan aksi nyata: Tim jadi lebih produktif: Pengguna bisa menjalankan tindakan langsung dari AI favorit mereka tanpa perlu berpindah aplikasi atau dashboard. Proses lebih sederhana: Tugas yang biasanya memerlukan banyak langkah kini bisa dilakukan dengan satu perintah. Keamanan lebih baik: Dengan perintah bahasa alami, risiko keamanan bisa ditemukan dan ditangani lebih cepat. Masalah dengan Cara Lama Bayangkan AI seperti seseorang yang sudah membaca semua buku di perpustakaan, tetapi belum pernah keluar ke dunia nyata. Pengetahuannya luas, tetapi tidak bisa berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Untuk menghubungkan AI dengan sistem eksternal—misalnya sistem tiket IT, CRM, atau database—developer harus membuat integrasi khusus satu per satu. Proses ini: Memakan waktu lama Rumit Rentan terhadap celah keamanan Tidak mendukung data real-time Akibatnya, pengalaman pengguna menjadi tidak efisien dan potensi AI tidak dimanfaatkan sepenuhnya. MCP Server: “Remote Universal” untuk AI MCP Server mengubah segalanya. Ia berfungsi sebagai jembatan aman dan terstandar antara AI dan dunia luar. Alih-alih membuat banyak integrasi terpisah, AI cukup terhubung ke satu MCP Server, dan server inilah yang menangani sisanya. Cara kerjanya sederhana: AI menerima permintaan dari pengguna, misalnya: “Tampilkan 3 kerentanan keamanan paling kritis di kantor New York dan cara mengatasinya.” MCP Server memahami permintaan tersebut dan tahu sistem mana yang harus diakses. Server mengambil data terbaru secara aman dari sistem terkait. AI menyajikan hasilnya dalam bahasa yang mudah dipahami. Proses ini cepat, aman, dan siap digunakan tanpa konfigurasi rumit. Armis MCP Server di Armis Centrix™ Sejak rilis Armis Centrix™ v25.3, Armis telah mendukung MCP Server untuk integrasi langsung dengan AI populer seperti ChatGPT, Gemini, dan Copilot. Artinya, Anda bebas memilih AI favorit, sementara data tetap aman dan terkontrol di dalam platform Armis. AI hanya bisa mengakses informasi yang memang diizinkan, sehingga privasi dan keamanan data tetap terjaga. Contoh Penggunaan Nyata 1. Analisis Kesenjangan Keamanan (Gap Analysis) Sering kali ada aset yang tidak dipantau atau tidak dipindai dengan benar. Hal ini sangat berbahaya karena bisa menjadi pintu masuk serangan siber. Dengan MCP Server: Celah keamanan dapat ditemukan dengan cepat AI memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai Risiko serangan bisa ditekan sejak awal 2. Manajemen Siklus Hidup Aset Sistem atau aplikasi yang sudah tidak didukung (end-of-support) berisiko tinggi dan bisa melanggar regulasi. Armis membantu Anda: Mengidentifikasi sistem lama dengan cepat Memastikan versi agen selalu terbaru Mengurangi risiko dan biaya dari sistem usang 3. Prioritas dan Perbaikan Kerentanan Jumlah kerentanan sering kali sangat banyak dan sulit dikelola. Cukup ajukan pertanyaan dengan bahasa sehari-hari, AI akan memberikan: Kerentanan yang sedang tren Peringatan dini untuk ancaman baru Rekomendasi perlindungan jangka pendek dan panjang Revolusi Sesungguhnya: AI yang Bisa Bertindak Perubahan terbesar adalah AI yang tidak hanya memberi informasi, tetapi juga bertindak. Dengan menggabungkan beberapa MCP Server, AI bisa: Membuat tiket JIRA otomatis Mengirim notifikasi ke Slack Mengelola tugas IT secara end-to-end Contohnya, Anda cukup berkata: “Cari 3 kerentanan paling kritis, buat tiket JIRA jika belum ada, dan beri tahu tim IT lewat Slack.” AI akan menjalankan semuanya secara otomatis dan terkoordinasi. Menuju Era Baru: AI sebagai Partner Sejati MCP diprediksi akan menjadi standar seperti Language Server Protocol (LSP) di dunia pemrograman. Ia akan menciptakan ekosistem AI yang lebih cerdas, terhubung, dan dapat dipercaya. Dengan MCP, AI bisa mengakses data terbaru dari berbagai sumber secara real-time, sehingga jawabannya lebih akurat, relevan, dan langsung bisa ditindaklanjuti. Di era ini, AI bukan lagi sekadar chatbot pintar, melainkan partner digital yang benar-benar membantu pekerjaan Anda. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan armis indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi armis.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!

Read More

Recent Posts

  • AI Mengidentifikasi Celah Keamanan dengan Solusi Armis Indonesia
  • Ancaman Perang Siber Federal, Peringatan Armis untuk IT
  • AI Native AppSec untuk Keamanan Siber yang Lebih Proaktif
  • Biaya Keamanan Siber yang Semakin Mahal bagi Perusahaan di Inggris
  • Mengapa Keamanan Aplikasi Tidak Bisa Lagi Berdiri Sendiri di Era Modern

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025

Categories

  • blog
  • Uncategorized

Armis Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Armis. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • (021) 53660861
  • Jl. Kebon Jeruk Raya Villa Kebon Jeruk Office F1
  • [email protected]

Support Center

  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk

Copyright © 2024. Armis Indonesia